Sunyi Yang Sengaja Dipilih
Terkadang, seseorang yang mulai beranjak dewasa terjebak oleh kalut berkepanjangan ketika melalui hari-harinya seorang diri. Ketiadaan rasa ditemani oleh seseorang seolah membuat dunia begitu hampa, padahal terkadang kita tidak sedang benar-benar ingin, perlu, atau bahkan butuh atas itu. Keinginan untuk memiliki ruang untuk menerima segala cerita adalah sebuah sisi manusiawi setiap dari kita, tetapi memilih membiarkan perasaan itu menguasai kedamaian hati atau tidak adalah pilihan. Barangkali kasih sayang mengizinkan setiap dari kita untuk menyentuh sisi-sisi paling lembut dari hati, menampilkan rupa-rupa paling bahagia, berikut ikhlas-ikhlas yang tak pernah butuh penjelasan. Namun, saya kira itu semua tidak pernah mungkin hadir jika tidak pernah belajar untuk tidak menggantungkan kebahagiaan selain pada diri kita sendiri. Seiring dengan berjalannya waktu saya semakin memahami bahwa boleh jadi kesendirian adalah suatu keputusan yang (sedang) sengaja dipilih, sengaja dinikmati, at...