Postingan

Kita Akan Senantiasa Tumbuh Bersama Dengan Setiap Kemalangan yang Kita Alami.

Gambar
Kiranya, setiap dari kita pernah melalui sebuah masa yang rasanya segala apa yang kita perjuangkan akan menghasilkan sesuatu sebagaimana yang kita harapkan, perasaan tersebut membawa kita pada setinggi-tingginya puncak impian, memberikan kita sehebat-hebatnya dorongan untuk segera memenangkannya. Pada masa itu, segala ambisi membius mati segala kemungkinan terburuk yang bisa saja akan terjadi. Kita dipenuhi optimisme yang mungkin tak selamanya salah, akan tetapi tak jarang menciptakan bias pada apa yang kita hadapi. Sampai pada akhirnya segala kemungkinan terindah telah lebur, menyisakan sesak yang entah kapan menemui libur. Setelahnya, yang tertinggal hanyalah diri yang kehilangan banyak bagiannya. Serpihan diri yang perlu dirangkai kembali harus terlebih dahulu dicari secara perlahan untuk menemukannya, sedang hati telah dirundung kalut dengan begitu hebatnya. Namun, dari sana kita akan sampai pada titik pemahaman bahwa setiap dari kita akan selalu tumbuh bersama dengan setiap kemala...

Fenomena ‘Silaturahmi’ pada Akun Fake Figur Kontroversi: Lahan Basah yang Dipupuk dengan Serbuk Ketidaktahuan

Gambar
  Sensasi, entah bermuara pada hal baik atau buruk tidak dapat kita pungkiri bahwa masyarakat selalu dengan mudah mengonsumsinya. Entah sensasi yang beredar menimbulkan rasa senang atau kekesalan, yang jelas melepaskan kekesalan jauh lebih mudah daripada meredamnya dengan segala kesabaran. Namun, bagaimana jika kesenangan atau kekesalan berlebihan yang timbul tersebut dimanfaatkan oleh segelintir oknum untuk meraih keuntungan? Bagaimana jika memang kesenangan atau kekesalan berlebihan tersebut sengaja dirawat hingga mencipta sebuah komoditas baru yang mungkin tak semua awam pikirkan? Mari kita coba melakukan ekspedisi kecil pada salah satu sisi dunia ini. Media sosial adalah sebuah media online, dimana para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum, dan dunia virtual. Penggunaan media sosial yang paling sering digunakan orang adalah jejaring sosial, karena situs ini memungkinkan orang untuk membuat web p...

Jalan Panjang dan Sunyi Menujumu

Gambar
  Dalam upaya menyusuri jalan panjang dan sunyi untuk mencapai taraf penghambaan diri yang lebih baik, kita seringkali dihadapkan dengan berbagai situasi sulit yang membuat hati ini dipenuhi dengan kebimbangan dalam menentukan arah langkah. Kegelisahan yang hadir, alih-alih menciptakan antusiasme dalam mencari tahu jalan yang benar malah seringkali berimplikasi pada munculnya berbagai ketakutan yang menikam hati. Ketakutan untuk tak pernah mungkin dapat berubah, ketakutan untuk terjerumus pada pemberhalaan diri, ketakutan atas kesalehan sosial yang tak sampai di hati, bahkan pada ketakutan akan pen'toghut'an liyan. Kita akan senantiasa membutuhkan sesuatu yang dapat membasuh jiwa ini ketika terperangkap dalam keruhnya berbagai prasangka atas upaya merasai setiap titik keilahian, sesuatu yang dapat senantiasa memampukan hati ini untuk terus mendekat pada-Nya. Maka doa Abu Nawas ini adalah salah satu cara yang indah dalam mendekatkan diri pada-Nya: ‎إِلهِي لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أ...

Portal Kontemplasi

Gambar
Benarkah kita akan selamanya membutuhkan setiap apa yang terbias dalam ruang kepala ini dengan dalih mencukupkan segala ideal? Melewatkan detik demi detik yang seharusnya dapat kita luangkan sebagai portal menuju ruang kontemplasi agar dapat memurnikan hari yang kerap terasa begitu muram? Berdampingan dengan derasnya lalu lalang kabar atas apa pun, seringkali membuat kita terbuai dengan kontestasi semu yang berimplikasi pada ketidakmampuan mensyukuri nikmat yang memeluk setiap detak jantung kita. Segala gelombang suara yang sampai -- alih-alih menjadi medium untuk semakin merasai segala limpahan kasih sayang-Nya -- ia merupa hilangnya koma dalam penjabaran peta mimpi yang diharapkan dapat tercapai dengan semampai. Kiranya salah satu sembilu yang mencengkeram kuat pada era disrupsi ialah betapa mudahnya lalai atas langkah-langkah kecil yang dapat kita lakukan. Beragam suara yang silih berganti bersalaman dari kuping kanan ke kiri, pun rangkaian huruf yang mencipta bias tak jarang menjad...

Gerombolan Patriot Moral Prematur

Gambar
  "Sejarah ditulis oleh para pemenang" adalah adagium yang konon pertama kali dikemukakan oleh Winston Churchill. Melihat dalam realitas abad ke-21 ini, nyatanya masih banyak terjadi praktik untuk menjungkirbalikkan sebuah fakta historis, dan celakanya bahkan sebagian dilakukan oleh mereka yang merasa mengabdikan diri untuk kemaslahatan sesama umat. Dari podium demi podium, forum demi forum mereka buramkan sejarah untuk menenggelamkan siapapun yang menghalangi kepentingannya agar dunia tertuju hanya pada dia seorang atau kelompoknya. Bila fenomena tersebut dibahasakan "Jangan biarkan ada matahari lain yang terbit" kiranya adalah gambaran yang cukup tepat untuk menggambarkan panorama bencana tersebut. Menjejalkan segala muntahan doktrin dan propaganda kepada orang sekitarnya, memabukkan mereka dengan segala tawaran surga metafora hingga merusak tatanan yang seharusnya dijaga. Bukankah seharusnya bila kita bercita-cita untuk membangun sebuah perahu besar guna menganta...